Saturday, 26 December 2009

perjalanan pulang first

title:melamun
pairing:hikanoo

Slalu nyaris tiap hari aku pulang bersamanya, naik kereta. Setiap selesai melakukan latihan dance di Johnnys Jumushou aku melewatkan waktuku bersamanya dalam perjalanan pulang. Malam ini aku berdiri seorang diri di dalam peron yang kereta yang biasa ku lewati bersamanya.

Terdengar dari kejauhan suara kaki berlari ke arahku dengan nafas yang agk terengah-engah. Tak perlu menengok aku sudah tau siapa yang datang menghampiriku. Dia berlari kecil dan memperlihatkan gigi gingsulnya karena tersenyum padaku.
dan aku menengok lalu dia memanggil namaku
"Inoo chan..! kore..! karcismu..hehheXD"
"arigatou Hika chan~ini uangnya.."
buru-buru dia menangkap tanganku
"ah apaan sih..gak usah..! hihih Xp"
"arigatou ne Hika chan~ kamu baek bgt~
"hahhahaXDD emg..!LOL"
aku hanya bisa tersenyum kecil, melihat tingkahnya yang suka narsis itu.

Pikiran yang akhir-akhir ini menggangukupun datang lagi. Sebentar lagi aku akan jarang datang untuk latihan karena rutinitasku sebagai mahsiswa Meiji menuntutku untuk lebih fokus terhadap prestasi akademisku, sebentar lagi aku akan menghadapi UAS dan itu menandakan akan makin jarangnya aku ikut latihan bersama anak HSJ yang lain, dan terutama perjalanan pulangku bersama Hikaru itu yang malah menjadi fokus utamaku. Dan entah mengapa itu membuatku sedikit sedih dan sering melamun.


Tiba-tiba lamunanku pudar oleh suara Hikaru dan yang lebih membuatku kaget karena dia tiba-tiba menggenggam tanganku dan menarikku masuk kereta. dan aku merasakan pipiku panas karena malu akan tindakan Hika barusan. Dan aku tau sebentar lagi dia akan bilang apa padaku..
"Baka..!! kenapa akhir2 ini kau melamun terus sih..??!! huuhh..!!"
"gomen Hika..ada sesuatu yang menggangguku akhir2 ini.."
"apa itu inoo chan..?? kamu bisa cerita padaku.."
"uhhmm..sbentar lg aku UAS..dan akan jarang ikut latihan.."
"ohh bgitu..ganbatte ne..!! jgn lesu begitu.."
"iya..makasi.."

Lalu dalam perjalanapulang itu Hikaru kelihatan sekali berusaha menghiburku entah dengan jokesnya yang garing atau cerita2 lucunya yg rada ga jelas. Dan mungkin kelihatan sekali kalau aku tertawa dengan terpaksa, namun Hikaru tak berhenti bercerita mungkin dengan alasan agar aku tak melamun selama perjalanan kami pulang.

Hal ini membuatku makin sedih karena untuk sementara ini aku akan kehilangan jokes2 Hika dan cerita2 lucunya yang garing itu. Entah mengapa akupun ga mengerti kenapa itu membuatku makin sedih.

"ne Inoo chan~sabtu ini setelah latihan sebelum pulang kita jalan2 dulu yuk kemana gt..??"
ajakan Hikaru yang tiba2 itu membuatku sangat terkejut dan sedikit terperangah. Karena biasanya yg suka mengajak jalan itu aku. Aku jadi agak bersyukur ternyata Hikaru lumayan memikirkan aku juga.hehheXD

"oke..tp mw kemana Hika chan..?"
"ehhmm...ntahlah biar ku pikirkan besok..hehheXD"
"dasar Hika..! hehehXD"
"nahh begitu dunk~akhirnya aku bisa lyat tawamu juga hari ini..hihihXD"
"arree..?? masa sih aku baru ketawa hari ini..?? kynya dr td latihan aku ketawa mulu karena tingkahmu,,?"
"hmm..iya sih..tp rasanya beda tawamu yg sekarang.."
aku agak terkejut oleh alasan Hika itu dan yang legih mengejutkan lagi pipinya bersemu merah..aku hanya bisa tersenyum geli meihat wajahnya sekarang.

"ne..Hika..doushitano..?? pipimu merah begitu..??" aku sedikit menggodanya untuk melihat reasksinya selanjutnya.
"ga da apa2 kok..!" pipinya makin merah
"hmm..ya sudah kalau begitu..ehh..aku sudah sampai..bye2..!
"ja ne..!!"Hikaru melambaikan tangannya padaku.

setelah aku turun kereta aku selalu berdiri sebentar dan melihatnya dari luar. Aku slalu berharap dia sadar dan akan melihatku dari jendela kereta dan melambaikan tangannya padaku. tapi, itu spertinya ga mungkin karena slalu setiap aku tutrun dari kereta dia akan menghidupkan ipodnya dan dan mendengarkan musik. itu yang biasanya slalu terjadi, aku sperti orang bodoh berdiri dan melihat sosoknya hilang dari pandanganku.

Tapi, ternyata lagi2 hal yang mengagetkan terjadi sekarang. Tiba2 sosoknya mucul di hadapanku sambil memperlihatkan senyumannya yang paling menawan karena gigi gingsulnya itu bagiku membuatnya makin manis kalau sedang tersenyum apalagi senyumnya itu hanya ditujukan hanya untukku sekarang.

"aree..? Hika..?? ada apa..?? kok.."sebelum aku melanjutkan kata2ku tiba2 Hikaru menarik tanganku lebih dekat dengannya.
sungguh tindakannya sepanjang perjalanan pulang sudah berhasil membuat jantungku loncat beberapa kali.
"dengar inoo chan..hanya sekali akan ku katakan padamu..!"
terlihat dia mengambil napasnya dalam2 lalu megucapkan sesuatu di telingaku.
"uhmm..setelah kau kembali ke JE dan selesai UAS aku ingin kita..ehh tidakk..aku salah bicara..maksudku.."
wajahnya sekarang terlihat di mataku seperti tomat, dan entah mengapa itu membuatku senang dan geli sendiri.
"maksudku stelah kau selesai UAS dan kembali latiha di Johhnys aku ingin bicara sesuatu padamu..ja..!"
setelah dia berkata yang sangat membuatku bingung itu dia lalu naik lagi kereta yang tadi dia naiki. dan melambaikan tangannya padaku sambil tersenyum.

Aku yang ditinggalkan sendiri makin bingung akan tingkahnya tadi dan sepanjang perjalanan pulang ke rumah aku melamun dan memikirkan kata2 Hikaru tadi..

"Hikaru..maksud kata2mu apa tadi..?? aduuhh..."
aku berkata dalam hati.

to be continued..

0 komentar:

Post a Comment

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More